Halo sobat-sobat semuanya. Apa kabar kalian? Semoga sehat selalu ya. Kalau kalian latihan menggambar, biasanya lebih sering redraw, fanart, atau menggambar OC atau karakter hasil khayalan sendiri? Hmmm mimin percaya setiap orang berlawanan-beda pendapat. Soalnya ini problem selera juga sih ya. Tetapi kali ini mimin bakal diskusikan semuanya satu per satu dari kaca mata mimin ya. Sebelumnya, mimin mau menjelaskan bila di sini mimin akan menyampaikan usulan mimin. Kaprikornus, mohon maaf kalau ada yang tersinggung karena postingan kali ini. Bukan apa-apa ya, soalnya banyak juga teman-sobat sosmed yang (mohon maaf) agak skeptis dengan salah satu metode latihan gambar di atas. Yaaa, mimin di sini hanya beropini saja sekaligus sharing pengalaman, syukur jikalau diterima jikalau tidak ya tidak apa-apa, tidak usah rusuh hehehe. Mimin bakal diskusikan satu per satu metode menggambar di atas dengan kelebihan dan kekurangannya. Semuanya ialah berdasarkan pertimbangan subyektif dari mimin sendiri berdasarkan pengalaman mimin yang pernah melakukan semua tata cara tersebut berulang kali. REDRAW, Tidak Semudah Kelihatannya Sumber: Google Redraw yakni salah satu sistem menggambar yang cukup sering digunakan untuk para drawer muda yang sedang mencari jati diri (read:style gambar). Redraw berisikan dua kata, "re" dan "draw" yang artinya menggambar kembali gambar jadi yang sudah ada. Makara kita sudah menyiapkan gambar yang telah jadi untuk digambar ulang di kertas atau media lain dengan target 100% sama dengan gambar aslinya. Biasanya, cara yang paling sering digunakan adalah memakai grid (memberi garis kotak-kotak biar lebih gampang menyesuaikan gambar per kotaknya). Namun sistem atau teknik ini mempunyai kelemahan dan kelebihannya sendiri, di antaranya yakni: Kelebihan: - Karena gambar rujukan yang mau ditiru telah ada, jadi kita hanya tinggal meniru semirip mungkin dengan gambar aslinya sehingga tidak perlu sulit-susah mencari pandangan baru pose, lisan, memilih warna, dll. - Jika gambar acuan sungguh manis dan kita bisa menirunya, alhasil juga akan cukup memuaskan sesuai dengan gambar aslinya. - Jika kita mampu mengecek teknik-teknik yang dipakai sang artist untuk menggambar gambar acuan redraw kita, maka akan bisa kita jadikan latihan yang sangat efektif untuk ke depannya. Kekurangan: - Hrus terpelajar-berakal menentukan gambar yang hendak ditiru. Maksudnya, sesuaikan dengan sejauh apa skill menggambar kita. Karena target kita ialah gambar yang nyaris mendekati sama dengan acuan aslinya. Belum tentu kita mampu memalsukan gambar-gambar para master di luar sana dengan kerepotan dan keunikannya masing-masing. - Susah sebagai latihan untuk berbagi skill kita dalam berimajinasi. Karena redraw hanya menjiplak gambar yang sudah ada tanpa mempertimbangkan banyak sekali hal lain di luar gambar tersebut membuat kita jadi jarang untuk membiasakan otak untuk berfikir mencari inspirasi dan menggambar hal yang betul-betul gres. - Kurang puas aja. Karena gambar bukan hasil imajinasi sendiri, kadang-kadang muncul rasa kurang puas hahaha. FANART, Kombinasi antara Meniru dan Hasil Imajinasi Sumber: Google Fanart berasal dari kata "fan" dan "art" yang artinya yakni gambar yang dibentuk oleh penggemar. Makara contohnya seperti ini, kita ngefans dengan karakter Naruto, kemudian kita menggambar Naruto dengan style kita sendiri sekreatif mungkin tanpa meninggalkan ciri khas utama aksara tersebut. Oleh alasannya itulah, tata cara atau teknik ini mimin sebut variasi antara menggandakan dan hasil imajinasi. Metode latihan menggambar ini juga memiliki kekurangan dan kelebihannya sendiri. Kelebihan: - Bisa melatih imajinasi walaupun menggunakan abjad yang sudah ada. Hal itu dikarenakan kita membubuhi huruf tersebut memakai aneka macam hal sesuai harapan kita, jadi tidak 100% sama dengan aksara itu. - Kita mampu menyesuaikan huruf yang telah kita pilih dengan style gambar kita, sehingga kita bisa mengeksplor style kita yang dipraktekkan pada abjad tersebut. Kekurangan: - Karena kita memalsukan sebuah aksara, jadi kita harus mendapatkan ciri khas aksara tersebut sehingga dikala diubah seperti apapun orang-orang masih mampu mengetahui karakter itu. Hal ini yang sering menciptakan orang kesulitan. - Tidak semua style mampu cocok untuk setiap aksara. Yaaaa memang kita harus berilmu-pintar menyesuaikan style kita dengan aksara tersebut ya. Menggambar OC Sendiri Memang Menyenangkan, Tetapi... Sumber: Pinterest OC adalah akronim dari Original Character, jadi sebuah aksara hasil kreasi kita sendiri. Entah menggambar OC resmi (maksudnya karakter beserta deskripsi dan gosip langsung si abjad) atau pun aksara hasil mengarang tanpa isu pribadi mampu menjadi alternatif berlatih menggambar yang cukup mengasyikkan. Meskipun begitu, menggambar OC sendiri juga memiliki kelebihan dan kelemahan dan juga tantangan yang mesti dihadapi. Mengapa bisa begitu? Berikut penjelasannya: Kelebihan: - Membiasakan otak kita untuk mencari ide baik itu gaya, karakteristik, warna, dll. Karena gambar memang hasil imajinasi kita jadi yaa sering-sering melaksanakan tata cara ini mampu melatih kita untuk sudah biasa berimajinasi dan berkreatifitas untuk gambar kita. - Karena hasil imajinasi sendiri, kalau hasil gambar sesuai impian ada kepuasan tersendiri yang timbul dibandingkan dengan hanya sekedar redraw. - Peningkatan skill menggambar lebih singkat bila diimbangi dengan berlatih bimbingan-panduan. Kekurangan : - Tentu saja lebih susah. Karena kita menggambar tanpa gambar yang ditiru menuntut kita mesti lebih bersusah payah untuk mencari wangsit dan pandangan baru yang elok untuk gambar kita. - Rawan kesalahan. Mengapa bisa mirip itu? Terutama untuk kalian yang menggambar secara tradisional. Karena lazimnya pewarnaan tradisional tidak mampu dihapus membuat inspirasi yang kita tuangkan harus benar-benar sempurna target supaya hasil yang dikehendaki bisa optimal. Nah dari beberapa metode atau teknik menggambar di atas, kalian lazimnya sering melakukan yang mana? Menurut kalian mana yang lebih manis? Masing-masing mempunyai kelebihan, kelemahan, tantangan, dan kesenangannya sendiri-sendiri. Apapun teknik atau metode yang kalian terapkan, entah redraw, fanart, ataupun menggambar OC sendiri selama dilakukan secara rutin dan dibarengi berguru teknik-tekniknya niscaya cepat atau lambat skill menggambar kalian akan meningkat seiring berjalannya waktu. Sekian dulu untuk artikel kali ini ya, biar mampu memberi ide sahabat-teman pembaca sekalian. Jangan lupa ikuti terus marupen.net alasannya adalah berbagai informasi-isu mempesona seputar anime, manga, ilham, tips dan trik serta bimbingan menggambar yang akan selalu diupdate untuk memperbesar ilmu dan acuan kalian untuk memajukan skill menggambar kalian. Terima kasih untuk perhatian sobat-teman semuanya dan hingga jumpa lagi dengan mimin di postingan mimin yang lain. Sumber https://blogblahbloh.blogspot.com
Selasa, 23 Juni 2020
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
EmoticonEmoticon