![]() |
| Sumber : Google.com |
Bagaimana sih cara menangani dinding atau tembok yang lembab ? pastinya sungguh tidak enak dilihat apabila tembok lembab apalagi bila telah makin parah, tembok yang lembab tersebut mampu mulai berjamur dan berlumut. Selain tidak yummy dilihat, pasti aroma dari tembok yang berjamur juga akan menjadi tidak sedap, bahkan yang paling parah jika sampai menghancurkan dinding, pastinya akan kuat pada kekuatan dinding tersebut kan ?
Nah di artikel ini kita akan bahas caranya, namun terlebih dulu kita perlu tahu faktor - aspek apa saja yang menciptakan dinding menjadi lembab. Sebenarnya secara garis besar, faktor utama penyebab lembabnya dinding ialah terpengaruh atau terkena AIR atau UAP AIR yang bisa berasal dari udara.
Sekarang kita lihat apa saja suasana yang mampu menyebabkan dinding terkotori atau terkena air. suasana yang pertama ialah :
1. Terkena Air Hujan Langsung
Air hujan jikalau terkena dinding, maka lama kelamaan dinding tersebut akan menjadi lembab balasan lapisan cat yang mulai menipis dan kehilangan lapisan waterproofnya. Biasanya air hujan mampu mengenai dinding dari percikan air hujan yang jatuh di tanah ataupun ada kebocoran di atap rumah.
![]() |
| sumber : Google.com |
2. Dinding Berbatasan dengan Kamar Mandi
Kamar mandi yakni ruangan yang sering berhubungan dengan air, jadi akan sungguh menjadi penyebab lembabnya dinding. Biasanya pada dinding kamar mandi, di pasang keramik supaya air tidak terkena dinding, namun jika dinding tersebut tetap lembab, coba di amati bab sela keramik atau nat keramik, apakah ada bagian yang retak atau rusak, alasannya adalah hal ini akan menjadi pintu masuk dari pemikiran air.
![]() |
| sumber : Google.com |
3. Pipa yang didalam dinding Bocor.
Kalau kasus ini biasanya terjadi pada bangunan bertingkat, soalnya jikalau tidak tingkat ngapain pake pipa dalam dinding, hehe.... (bercanda). Biasanya pipa di pasang dalam dinding sebagai jalur air dari lantai bawah ke atas maupun sebaliknya. Jadi kasus pipa bocor dalam dinding ini perlu tukang yang ahli untuk menanganinya.
![]() |
| Sumber : Google.com |
Salah satu situasi dinding lembab adalah rumah berada di bersahabat anutan air seperti sungai atau irigasi. Alasanya dinding menjadi lembab di karenakan uap air yang terkena dinding dan argumentasi yang lain yaitu air tanah yang tinggi di lokasi juga mampu menerobos naik ke dinding mengakibatkan dinding bab bawah rumah juga mampu menjadi lembab.
![]() |
| Sumber : Google.com |
Sekarang bagamana kita dapat menanggulangi dilema dinding lembab ini ?? ada beberapa cara, bergantung situasi terjadinya lembab tersebut dan tingkat kerusakan yang terjadi, yang pertama ialah :
1. Jika dinding lembab alasannya adalah aspek eksternal (luar) mirip terkena air hujan, efek uap air, maka langkah yang mampu di lakukan yakni kita cukup membobok atau merusak bab plesteran dinding yang rusak tersebut dan di plester ulang dengan gabungan yang lebih renta contohnya adonan 1PC : 2PS, kemudian di berikan waterproof ketika pengecatan, dan gunakan cat yang berkualitas baik.
2. Jika dinding lembab alasannya adalah penyebabnya pipa yang bocor di dalam dinding, maka perlu di bobok dinding tersebut hingga ketemu pipanya, lalu perbaiki pipa yang rusak tersebut, dan lalu di plester ulang, aci, dan di cat.
3. Jika penyebabnya ialah alasannya dinding kamar mandi yang terkena rembesan air, maka keramik yang dipasang pada dinding, perlu di periksa bab yang timbul lembab tersebut, niscaya ada nat keramik yang rusak, cukup pada bagian itulah yang kita perbaiki.





EmoticonEmoticon