Kamis, 28 Mei 2020

Pilih Tenaga Borongan Atau Harian?

 Dalam suatu pekerjaan konstruksi apapun itu Pilih Tenaga Borongan Atau Harian?

Dalam sebuah pekerjaan konstruksi apapun itu, pasti kita membutuhkan tenaga kerja. Dalam memilih tenaga kerja juga tentu kita perlu cermat agar hasil pekerjaan kita memuaskan dan ongkos yang dikeluarkan tidak membengkak. Selain itu dalam memberikan upah kepada tenaga kerja tentu kita mesti lebih teliti utamanya dalam memilih metode pembayaran upah mirip apa yang akan kita gunakan.

Ada dua macam metode pembayaran upah yang sering digunakan didalam sebuah pekerjaan konstruksi yaitu Sistem Harian dan Sistem Borongan. Kedua sistem ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan masing - masing, maka perlu kita pahami sistem mana yang paling cocok untuk kita gunakan dalam metode pembayaran upah kerja. 

SISTEM HARIAN
Pada Sistem Harian, kita akan menunjukkan upah terhadap tenaga kerja atau tukang dihitung harian. Kelebihan dari metode harian ini yakni cocok dipakai untuk pekerjaan berskala kecil mirip penggantian keramik, pengecetan, pemasangan pintu dan jendela atau pekerjaan - pekerjaan skala kecil yang lainnya. Apabila kita tidak sesuai dengan hasil pekerjaan dari tukang/pekerja maka kita bisa secepatnya menetapkan pekerjaan tersebut dengan tukang tersebut. 
Kekurangan dalam Sistem Harian yaitu kita harus saban hari memantau terus pekerjaan dari tukang tersebut karena kalau tidak diawasi maka kemungkinan tukang tersebut akan mengulur waktu pekerjaan semoga pekerjaan lebih lama final dan dia mampu menerima upah kerja lebih banyak. 
Saran dari aku ketika anda akan memakai sistem tenaga harian maka apalagi dahulu tanyakan kepada tukang tersebut, BERAPA LAMA ia bisa menyelesaikan pekerjaan tersebut? bila berdasarkan anda terlalu lama waktu yang beliau minta maka anda perlu melakukan perundingan waktu dan upah harian yang hendak anda berikan kepadanya. Tujuan negosiasi ini adalah anda jadi punya perkiraan harga dan waktu yang mau digunakan. 
 Dalam suatu pekerjaan konstruksi apapun itu Pilih Tenaga Borongan Atau Harian?
Sumber : Google.com
SISTEM BORONGAN
Sistem Borongan ialah dimana kita menyerahkan sebagian atau sepenuhnya pekerjaan terhadap mandor/tukang.Sistem borongan dibagi menjadi dua sistem lagi yaitu : 
1. Sistem Borongan Tenaga
Pada tata cara borongan tenaga ini, kita hanya akan mengeluarkan uang Tenaga/Orang yang digunakan dalam pekerjaan tersebut. Jadi disini, kepala tukang atau mandor akan menyediakan tenaga atau orang - orang yang diharapkan dalam pekerjaan tersebut hingga tamat, dan kita hanya perlu membayarkan tenaga mereka sedangkan semua kebutuhan material atau bahan sekecil apapun itu, menjadi tanggung jawab kita.

2. Sistem Borongan Tenaga dan Material (Penuh)
Pada tata cara borongan Tenaga dan Material ini, kita akan membayarkan sarat kepada mandor atau tukang yakni upah tenaga dan upah material. Makara disini, kita akan melaksanakan perundingan terlebih dahulu soal berapa upah yang diminta untuk membayar tenaga kerja dan belanja material. Biasanya sebelum menetapkan harga, mandor/tukang akan menyaksikan jenis pekerjaan dan material yang mau digunakan jadi kita harus mempunyai gambar planning dan spesifikasi teknisnya. 

Kelebihan dari metode borongan yakni kita tidak perlu saban hari memantau pekerjaan tersebut, alasannya adalah pekerjaan telah menjadi tanggung jawab dari mandor/tukang dan keunggulan yang lain adalah pekerjaan mampu lebih cepat simpulan. Sedangkan kelemahan dari sistem borongan ini adalah pekerjaan yang bisa saja tidak rapi sebab mandor ingin cepat - cepat menyelesaikan pekerjaannya dan hal lain lagi yang perlu di jaga adalah mandor yang tidak tanggung jawab pekerjaannya sampai akhir padahal kita telah membayarkan upah yang disepakati. 

Untuk teladan perhitungannya, rekan - rekan sekalian bisa lihat video dibawah ini :


Sumber https://www.ruang-sipil.com/


EmoticonEmoticon